Jumat, 15 Juni 2012

KONDISI JALAN BURUK DAN BERLUBANG


TANJUNGPINANG (8/5) Saat itu menunjukkan pukul 18.00 Wib, saya menelusuri  jalan di sekitar km.6 sampai dengan jalan menuju ke Bandara Internasional sambil melihat kondisi jalan sekitar. Setelah di telusuri ternyata sangat banyak jalan yang ada di kota Tanjungpinang ini yang berlubang-lubang. Bahkan, lubang pada jalan tersebut menimbulkan efek buruk bagi pengguna jalan seperti terjatuh dari kendaraan akibat lubang tersebut.

          Misalnya saja lubang yang terdapat di km.8, diameter lubang pada jalan tersebut kurang lebih 70 cm untuk satu lubang saja dan lebar mencapai 30 cm, kedalaman lubang tersebut berkisar antara 10 sampai 15 cm, dapat kita bayangkan betapa bahanya jika jalan tersebut tidak segera di perbaiki. Jalan tersebut rusak sudah sangat lama dan belum ada perbaikan. Menurut Hasan (28) salah seorang warga yang tempat bekerjanya tidak jauh dari jalan yang berlubang dan digenangi oleh air yang terdapat di km.8 sebelum lampu merah menuju ke Arah km.7 itu mengatakan bahwa “baru-baru ini saja ada yang terjatuh dari sepeda motor dikarenakan kondisi jalan yang rusak dan berlubang serta digenangi air”. Dengan melihat kondisi jalan di kota Tanjungpinang apakah pemerintah tidak berupaya menganggulangi hal tersebut sebelum menimbulkan korban jiwa karena kondisi jalan yang rusak. Sungguh sangat ironis jika nyawa seseorang melayang hanya karena kondisi jalan yang berlubang serta di genangi air. Bukan hanya di km.8 saja yang memiliki lubang pada badan jalannya. Kondisi jalan yang buruk juga terdapat di km.8 tepatnya pada bekas galian pipa, walaupun sudah diaspal kembali tetap saja jalan tersebut masih berlubang dan digenangi air. Pada bundaran lampu merah km.6 juga memiliki badan jalan yang rusak serta berlubang, padahal kondisi ini dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat badan jalan yang kondisinya buruk. Kemudian di km.7, jalan yang berlubang serta di genangi oleh air yang berwarna kuning sangat banyak di temukan. Selanjutnya jalan berlubang yang berdiameter besar juga terdapat di lokasi sebelum lampu merah Kota Piring, lubang yang panjangnya mencapai 60 cm ini menyulitkan pengendara untuk berlalu lalang, karena selain panjang lubang-lubang itu mempunyai kedalaman berkisar antara 7 sampai 10 cm, namun tidak digenangi oleh air seperti di km.7, Km.8 dan km.9. Itu hanya sebagian kecil jalan berlubang yang terdapat di kota Tanjungpinang ini yang sangat membahayakan jiwa pengendara kendaraan bermotor, masih banyak lubang-lubang kecil yang kemungkinan nantinya akan menjadi lubang yang besar apabila tdak segera diperbaiki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar