Jumat, 15 Juni 2012

Daur Ulang Sampah Kaca



Sampai saat ini sampah merupakan masalah serius di negeri ini, terutama di kota-kota besar dengan jumlah penduduk yang melebihi batas. Salah satu sampah inorganik yang sering menimbulkan masalah adalah sampah botol kaca.

Namun ada beberapa kegunaan sampah yang berbentuk botol yang bisa kita daur ulang misalnya :
- Botol kaca bekas minuman sirup, kecap, bisa kita gunakan untuk membuat siring tanaman di halaman rumah. Cara memasangnya dibalik bagian atas dibawah jadi sedikit ditanam di dalam tanah.
- Botol bekas minuman c-1000, dapat digunakan sebagai wadah bumbu dapur. Tentunya kita buang dulu labelnya. Anda bisa memberi sentuhan warna di bagian bawah kira-kira 1 cm dari dasar botol dan bagian atas 1 cm di bawah bagian bibir botol. Bumbu dapur akan lebih aman dan terlihat rapi misalnya untuk wadah merica bubuk/bijian, ketumbar bubuk/bijian, cengkeh, pala dan banyak lagi bumbu dapur yang dapat disimpan dalam botol tersebut. Jangan lupa beri nama di masing-masing botol menurut isinya.
- Botol bekas tempat saus sambel, saus tomat pun dapat kita gunakan lagi untuk tempat pengharum cucian, tempat pembersih lantai, pelicin pakaian yang akan disetrika dan banak lagi. Tentunya kita membeli yang jenis punch (kemasan isi ulang) disamping itu kita pun akan lebih mengirit pengeluaran karena dengan membeli kemasan isi ulang maka harganyapun akan lebih murah.
Biasanya botol-botol seperti diatas jarang di ambil pemulung karena tidak laku dijual kecuali botol bekas air mineral.
Selain itu banyak cara yang digunakan oleh para pengrajin untuk memanfaatkan kaca-kaca bekas sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan. Salah satunya adalah benda seni berupa kerajinan gelas dari bahan pecahan kaca.
Bahan yang dibutuhkan adalah pecahan kaca atau pecahan botol bekas, toples bekas dan apa saja yang berbahan kaca. Bahan baku tersebut dibersihkan dari bahan kontaminan, dicuci hingga bersih dan dilebur dalam tungku pemanas bersuhu 1500 derajat Celcius selama 24 jam. Setelah benar-benar meleleh, selanjutnya kaca itu dibentuk sesuai dengan keinginan. Dapat juga dipakai sebagai bahan bangunan dan jalan. Sudah ada Glassphalt, yaitu bahan pelapis jalan dengan menggunakan 30% material kaca daur ulang.

KONDISI JALAN BURUK DAN BERLUBANG


TANJUNGPINANG (8/5) Saat itu menunjukkan pukul 18.00 Wib, saya menelusuri  jalan di sekitar km.6 sampai dengan jalan menuju ke Bandara Internasional sambil melihat kondisi jalan sekitar. Setelah di telusuri ternyata sangat banyak jalan yang ada di kota Tanjungpinang ini yang berlubang-lubang. Bahkan, lubang pada jalan tersebut menimbulkan efek buruk bagi pengguna jalan seperti terjatuh dari kendaraan akibat lubang tersebut.

          Misalnya saja lubang yang terdapat di km.8, diameter lubang pada jalan tersebut kurang lebih 70 cm untuk satu lubang saja dan lebar mencapai 30 cm, kedalaman lubang tersebut berkisar antara 10 sampai 15 cm, dapat kita bayangkan betapa bahanya jika jalan tersebut tidak segera di perbaiki. Jalan tersebut rusak sudah sangat lama dan belum ada perbaikan. Menurut Hasan (28) salah seorang warga yang tempat bekerjanya tidak jauh dari jalan yang berlubang dan digenangi oleh air yang terdapat di km.8 sebelum lampu merah menuju ke Arah km.7 itu mengatakan bahwa “baru-baru ini saja ada yang terjatuh dari sepeda motor dikarenakan kondisi jalan yang rusak dan berlubang serta digenangi air”. Dengan melihat kondisi jalan di kota Tanjungpinang apakah pemerintah tidak berupaya menganggulangi hal tersebut sebelum menimbulkan korban jiwa karena kondisi jalan yang rusak. Sungguh sangat ironis jika nyawa seseorang melayang hanya karena kondisi jalan yang berlubang serta di genangi air. Bukan hanya di km.8 saja yang memiliki lubang pada badan jalannya. Kondisi jalan yang buruk juga terdapat di km.8 tepatnya pada bekas galian pipa, walaupun sudah diaspal kembali tetap saja jalan tersebut masih berlubang dan digenangi air. Pada bundaran lampu merah km.6 juga memiliki badan jalan yang rusak serta berlubang, padahal kondisi ini dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat badan jalan yang kondisinya buruk. Kemudian di km.7, jalan yang berlubang serta di genangi oleh air yang berwarna kuning sangat banyak di temukan. Selanjutnya jalan berlubang yang berdiameter besar juga terdapat di lokasi sebelum lampu merah Kota Piring, lubang yang panjangnya mencapai 60 cm ini menyulitkan pengendara untuk berlalu lalang, karena selain panjang lubang-lubang itu mempunyai kedalaman berkisar antara 7 sampai 10 cm, namun tidak digenangi oleh air seperti di km.7, Km.8 dan km.9. Itu hanya sebagian kecil jalan berlubang yang terdapat di kota Tanjungpinang ini yang sangat membahayakan jiwa pengendara kendaraan bermotor, masih banyak lubang-lubang kecil yang kemungkinan nantinya akan menjadi lubang yang besar apabila tdak segera diperbaiki.

OTAK-OTAK MAKANAN KHAS TANJUNGPINANG



            Seperti yang telah kita ketahui otak-otak merupakan icon makanan kota Gurindam. Otak-otak sangat banya digemari dari kalangan anak muda sampai kalangan orang tua. Seperti ibu penjual otak-otak yang satu ini misalnya. Pada awalnya saya tidak terlalu menyukai otak-otak rasa ikan, karena saya tidak terlalu suka memakan ikan. Namun suatu hari ada teman saya  berkata kenapa tidak menjual otak-otak sotong kemudian saya mencoba membuatnya dan alhamdulilah rasanya tidak kalah dari rasa otak-otak ikan “ujarnya”. Ibu penjual otak-otak yang bernama Tri, juga menerima pesanan apabila ingin memesan otak-otaknya dalam jumlah banyak cara pemesanannya bisa langsung menghubungi nomor ini  0812 7096 1311.

Pada hari libur misalnya hari minggu ibu tri bisa menjual otak-otaknya hingga 2000 otak-otak dengan harga satuannya 500. saya menjual otak-otak, disamping cara membuatnya yang lumayan mudah dan keuntungan yang didapat juga alhamdulilah sangat memuaskan. Kalau hari-hari biasa saya menjual otak-otak sekitar 500 otak-otak beda dengan hari libur bisa sampai 2 kali lipat satu hari. Otak-otak merupakan makanan khas Tanjungpinang yang terbuat dari ikan todak atau tenggiri yang dicampur dengan bahan-bahan seperti cabe kering yang dihaluskan kemudian dicampur dengan adonan tepung dan diberi penyedap rasa lalu dimasukkan kedalam daun kelapa kemudian di bungkus rapi dan di bakar beberapa menit. Bagi yang tidak suka dengan ikan otak-otak juga dapat dibuat dengan bahan sotong yang rasanya tidak kalah enak dengan otak-otak ikan. Rasa otak-otak yang gurih membuat yang memakannya jadi ketagihan.


PERJALANAN MENUJU KAMPUNG HALAMAN


            Kala itu waktu sudah menunjukkan pukul 7.00 Wib. Saya dan kakak saya berangkat menuju ke pelabuhan Sri Bintan Pura dengan menggunakan kendaraan bermotor. Sesampainya kami disana, kami membeli tiket kapal dan masuk ke pelabuhan sekitar pukul 8.00, kami pun mulai duduk didalam kapal dan kapal pun siap berangkat dengan membunyikan sinyal tanda kapal akan berangkat. Didalam kapal yang penuh dengan penumpang serta barang-barangnya itu saya dan kakak saya duduk dibagian depan kapal. Saya melihat pemandangan laut diantara Tanjungpinang dan pulau penyengat. Saat perjalanan didalam kapal banyak penjual yang menjual berbagai makanan ringan. 

Saat itu cuaca tidak begitu bersahabat karena angin yang kencang dan ombak yang kuat membuat kapal tidak begitu seimbang. Walaupun demikian semua penumpang kelihatan sangat  tenang dan menikmati perjalanan, ada yang membaca Koran, mendengarkan musik dan ada juga yang menonton video yang telah diputar didalam kapal untuk para penumpang yang gemar menonton. Didalam kapal saya berkenalan dengan seorang ibu yang membawa dua anak, kami berbincang-bincang dan menanyakan asal usul masing-masng. Kemudian kami terus melanjutkan perbincangan sambil menonton dan memakan cemlan yang saya bawa. Setelah lebih kurang 1 jam kami pun sampai ke pelabuhan Sekupang, Batam. Sesampainya di batam ibu tadi berpamitan kepada kami dan naik taksi. Kami pun pergi mencari taksi dan menuju ke pelabuhan Punggur. Sesampainya di sana saya dan kakak membeli tiket dan segera masuk kapal karena kapal akan berangkat. Setelah itu kapal pun berangkat. Kurang lebih 2 jam kapal sampai ke pelabuhan dan kami telah dijemput oleh paman. Kami segera meninggalkan pelabuhan dan pergi ke rumah paman. Sesampainya disana kami langsung beristirahat menghilangkan lelah setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang.

MTQ KALI INI DI BINTAN


TANJUNGPINANG-(17/5) Suasana pagi di lokasi tempat diadakannya MTQ terlihat ramai. Walaupun suasana saat itu mendung dan udara yang dingin tidak mengubah minat masyarakat datang ke Bintan walaupun hanya sekedar melihat tempat dan berfoto-foto. Ada juga masyarakat yang datang untuk membeli souvenir dan barang-barang lainnya karena sangat banyak stand-stand yang dibuka khusus saat MTQ. Disana berbagai macam barang-barang yang dijual mulai dari baju, gantungan kunci, makanan, dan ada juga masyarakat dari Bintan yang berjualan disana. Tidak hanya itu, yang membuka stand-stand disana berasal dari beberapa daerah di Kepulauan Riau misalnya dari Batam, dan Natuna. Kebanyakan dari mereka menjual makanan dan baju khas dari daerah mereka masing-masing. Untung yang didapat juga lumayan besar. MTQ yang sudah dibuka sejak tanggal 14 mei lalu ini sangat ramai pengunjungnya. Selain didatangkannya artis dari Ibu Kota H. Rhoma Irama, MTQ juga mempunyai cerita tersendiri karena banyak masyarakat yang datang kesana pada waktu pembukaan MTQ merasa kecewa karena macetnya jalan yang menyebabkan mereka harus menunggu berjam-jam untuk masuk, bahkan ada yang langsung pulang karena tidak tahan menunggu berjam-jam. Sangat banyak komentar masyarakat terkait hal ini. Seharusnya panitia lebih memperhatikan tentang lalu lintas. Karena menurut salah seorang warga, hampir mencapai ribuan kendaraan yang terjebak macet dan harus pulang larut malam bahkan ada yang pulang sampai pukul 2.00 Wib.

MTQ MEMBAWA BERKAH TERSENDIRI



          TANJUNGPINANG (17/5), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan ajang pencari bakat dalam hal mengaji yang dibuat oleh pemerintah .  Yunus salah seorang warga Batam yang membuka stand di lokasi diadakannya MTQ mengatakan bahwa “sudah dua kali saya membuka stand untuk acara seperti ini yang pertama saya membuka stand di Natuna, dan yang kedua di Bintan. MTQ membawa berkah tersendiri bagi saya” ujarnya.


          Warga yang sejak pagi sudah berkumpul di lokasi tempat diadakannya MTQ sangat antusias datang beramai-ramai untuk melihat acara tersebut. Ada yang dari dalam kota maupun yang berasal dari luar kota. Yunus misalnya, pria yang berusia 42 tahun ini sudah dua kali membuka stand di tempat diadakannya MTQ. Menurutnya MTQ membawa berkah tersendiri karena dengan membuka stand ia dapat menjual beberapa jenis pakaian yang berlogo khas Batam, gantungan kunci yang berlogo khas MTQ, Kaca Mata, Baju muslim wanita, Jilbab dan makanan ringan khas Tambelan. “Dalam sehari saya dapat mengantongi ratusan ribu, MTQ membawa berkah tersendiri bagi penjual seperti saya, saya memang berasal dari Batam, namun disini saya membuka stand bagi Kabupaten Tambelan dan bukan mewakili Batam. Saya sudah disini semenjak 3hari sebelum dibukanya MTQ. Saya membuka stand dimulai dari tanggal 14 mei sampai 22 mei, sedangkan stand ini buka dari pukul 10.00 Wib sampai dengan pukul 00.00 Wib” ujarnya. Yunus juga menerima pemesanan kaca mata dan dapat menghubunginya di nomor handphone 0852 6442 7074. Yunus dibantu dengan teman dan saudarany yang berjumlah dua orang untuk menjual beberapa barang dagangan yang berlogo khas batam dan makanan ringan khas tambelan.

MENYEDIAKAN NASI GORENG KAMBING


Rumah makan yang terletak di jalan D.I Panjaitan Km.10 ini telah dibangun sejak tahun 1999. Semula rumah makan ini dahulunya terletak di Km.9. seiring berjalannya waktu rumah makan inipun berpindah tempat ke tempat yang lebih strategis dibandingkan tempat sebelumnya. Seperti rumah makan pada umumnya, rumah makan ini mempunyai berbagai macam masakan dari makanan khas Palembang yaitu empek-empek, sate yang berasal dari Madura, dan berbagai macam olahan makanan yang terbuat dari daging kambing seperti sate kambing yang sangat banyak diminati oleh konsumen.
Rumah makan ini buka pada jam 8.00 sampai dengan jam 00.00 wib dan rumah makan ini tidak menerima pesan antar “ujar pemilik rumah makan”. Menurut beliau rumah makan ini sangat banyak diminati karena rasa masakannya yang gurih dan lezat sehingga banyak konsumen yang menjadi langganan dirumah makan tersebut, sampai-sampai di tingkat dua ruko tersebut dibuka juga tempat makan bagi konsumen apabila tidak kebagian tempat di lantai satu “ujarnya”.
Berbagai macam olahan yang terbuat dari daging kambing ini sangat diminati karena harganya juga yang lumayan terjangkau yakni berkisar antara 10ribu rupiah sampai 30ribu rupiahUntuk makanan andalan dari tempat rumah makan ini adalah “Tongseng Kambing”.
            Makanan ini terbuat dari berbagai macam bumbu yang telah dicampur menjadi  satu dan ditambah lagi daging kambing setengah masak yang telah dibuat sate kemudian dilepaskan dari tusukannya setelah itu diberi kuah yang telah dimasak dan ditambahi kecap. Sehingga rasa Tongseng ini pedas manis
Kemudian yang tak kalah uniknya dari rumah makan ini adalah rumah makan ini menyediakan nasi goreng kambing. Jika hanya nasi goreng tentu sudah biasa kita makan,bagaimana dengan nasi goreng kambing? Pasti penasarankan mencobanya.

Nasi goreng kambing ini sama seperti nasi goreng pada umumnya yaitu nasi yang digoreng kemudian di beri bumbu penyedap dan tentu saja telor ayam yang dicampur kedalam nasi tersebut, dan tentunya tak lupa ditambahkan daging kambing yang telah dibakar setengah matang kemudian diaduk menjadi satu dengan nasi goreng tersebut. Mungkin anda ingin mencoba dirumah resep masakan yang satu ini, mudah dan praktis cara pembuatannya. Selamat  mencoba >,< ...